RSS

Urusan Pup dan Pipis Arsya

Hei Arsya kita update lg ya tulisan di blog ini, tp kali ini papa mo curhat sekaligus menshare pengalaman papa seputar menyiasati penggunaan popok yang terkena pup dan pipis kamu, siapa tau hal ini berguna buat orang tua baru kaya papa dan mama ini. Nah kenapa hal ini penting menurut papa, karena ketika kamu lahir saat itu sedang musim hujan. Sementara dalam satu hari kamu bisa berkali-kali pipis dan pup, dan stok popok yang ada juga tidak terlalu banyak. Coba bayangkan berapa ember cucian popok yang harus di cuci, belum lg tempat menjemur yang tidak terlalu luas. Nah dengan berbagai macam pertimbangan dan setelah kesana kemari mencari referensi dan bertukar pikiran dengan orang tua yang sudah pengalaman, akhirnya papa dan mama memutuskan untuk menggunakan Happy Nappy Baby Pad untuk siang hari, sementara untuk malam hari papa tetap menggunakan Pampers.

Nah pertanyaan selanjutnya kenapa sih papa memilih produk itu dan bagaimana cara pakainya, trus ada gasih efek sampingnya?. Tumben ya nak serius banget kali ini bahasannya, tp gpp ya sapa tau kelak ini jg berguna buat kamu.

Oke kita mulai aja bahas satu per satu

1. Happy Nappy


Ini loh produknya

Nah klo bingung bentuk produknya kaya gimana, bisa dilihat di gambar diatas. Harganya saat papa menulis blog ini sih 37 ribu-an untuk isi 40, sementara isi 10 harganya 8 rb-an. Yang jadi masalah, ternyata ga semua supermarket menjual produk ini, yang lengkap hanya di Carefour sedangkan di Giant atau Hypermart hanya ada yang ukuran 10 pcs. Sedangkan di Indomaret dan Alfamaret produk ini tidak tersedia.

bentuknya kaya gini
Bentuknya emang kaya pembalut. Sebenernya sih ini hanya untuk menampung kurang lebih 2-3 kali pipis, sementara klo pup bisa aja sih terjadi kebocoran di kanan kirinya tergantung pup bayinya juga, tp klo emang udah pup sebaiknya cepat diganti.

cara pakai
popok bayi kain

Klo untuk penggunaannya sih sebenarnya mudah, happy nappynya tinggal di rekatkan saja ke popok lalu tinggal dipakaikan ke bayinya.

Sejauh ini sih penggunaan happy nappy cukup membantu, selain ga banyak cucian, harganya juga ga mahal2 banget, dan klo emang ada yang mo gendong kamu nak, orang yang gendong ga perlu khwatir klo dipipisin sama kamu :).

2. Pampers


Nah klo malem papa dan mama menggunakan merk ini untuk kamu nak, selain tipis daya serapnya juga kuat, tapi memang harganya agak mahal, tetapi produk ini bisa di beli dimana saja. Harapan papa sih waktu itu juga agar tidur kamu di malam hari lebih tenang tanpa harus terbangun cuma gara2 pipis. Karena konon sih menurut penelitian, otak bayi akan bekerja maksimal di saat bayi sedang tidur, nah kebayang dong klo kamu sebentar-sebentar bangun dari tidur, bisa2 papa dan mama juga ga bisa istirahat dan perkembangan otak kamu juga ga maksimal.


Dari dua jenis produk diatas sih, syukur Alhamdulilah kamu tidak punya masalah nak terhadap kulit, entah itu yang namanya ruam popok atau kulit kemerah-merahan. Dan yang pasti papa dan mama menjaga agar pengeluaran seputar popok ini tidak terlalu membengkak.

Saat ini berhubung usia dan berat kamu semakin bertambah, sepertinya papa dan mama harus mencari produk lain yang sesuai dengan kebutuhan kamu, kemarin sih mama sempet ingin membelikan kamu Clody (Cloth Diapers) atau popok yang bisa di cuci, terus terang papa belum banyak tahu tentang produk ini, papa cuma sekilas baca di web ini http://grosirpampersmurah.wordpress.com/tag/jual-diapers/ . Mudah-mudahan bisa papa update lg ceritanya . Oh ya satu lagi, tulisan ini hanya berbagi bukan untuk mengiklankan produk tertentu.


Segitu dulu ya arsya, cape nih... Bonusnya papa kasih foto2 arsya deh


ini klo lg bete


klo lg seneng

Posisi tidur favorit
Bersama Papa

bersama mama




Kahlil Gibran for Arsya

Dulu pas pertama kali baca puisi dari Kahlil Gibran ini sih bagus cuma belum berasa apa-apa, hanya sekedar mengagumi kata-katanya, nah sekarang giliran udah punya anak, baca puisi ini berasanya dalem bener..


Mo tau kaya gimana puisi nya????  




Anakmu bukan milikmu.
Mereka putra putri sang Hidup yang rindu pada diri sendiri,
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau,
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu.





Berikan mereka kasih sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,
Sebab mereka ada alam pikiran tersendiri.





Patut kau berikan rumah untuk raganya,
Tapi tidak untuk jiwanya,
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan, yang tiada dapat kau kunjungi meski dalam mimpi.





Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu
Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
Pun tidak tenggelam di masa lampau.





Kaulah busur, dan anak-anakmulah Anak panah yang meluncur.
Sang Pemanah Maha Tahu sasaran bidikan keabadian.
Dia merentangmu dengan kekuasaan-Nya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat.
Meliuklah dengan suka cita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat
Sebagaimana pula dikasihiNya busur yang mantap.





- Khalil Gibran

















Perkembangan Arsya part 1

Hai Arsya, lama ya ga update cerita lg tentang kamu semenjak proses kelahiran kamu, papa sepertinya terpesona sama perkembangan kamu sekaligus menikmati peran baru sebagai suami sekaligus sebagai papa dari seorang putri yang cantik jelita. Saat papa tulis ini usia kamu sudah 3 bulan 15 hari. Kali ini papa akan cerita apa aja sih yang sudah terjadi dalam 3 bulan ini..

Are you ready Arsya??

Setelah kurang lebih dua bulanan kamu tinggal di rumah eyang yg ada di pondok cabe, akhirnya saat ini kita semua sudah kembali tinggal di karawaci, dengan suasana dan lingkungan yang beda banget dengan yg di pondok cabe. Awal-awal pindah, kamu rewel nak mungkin adaptasi dengan tempat baru, udara yang panas ditambah memang pedagang yang lalu lalang didepan rumah menjajakan dagangannya terkadang mengganggu tidur kamu. Oh ya, kamu juga udah ada pengasuhnya nak, yang akan menemani kamu selama papa dan mama bekerja, namanya Mba Mul asalnya dr tegal, Usianya sih masih muda, tp sudah memiliki anak satu, cewek juga katanya. Nah suami dan anaknya di tinggal di kampung. Sampai saat tulisan ini di buat sih, menurut papa Mba Mul ini kerjanya bagus, jujur, rajin, dan yang terpenting dia telaten ngurusin kamu dan bisa menenangkan kamu klo kamu lg ngambek.

Mba Mul yg lg gendong km nak

Imunisasi untuk kamu pun sejauh ini berjalan lancar, maklum mama seorang suster rumah sakit yg udah aware banget sama jadwal imunisasi buat kamu. Tugas papa sih hanya tinggal mengantar kalian saja. Nah hari ini nih jadwal kamu imunisasi TETRA dan ROTATEQ di rumah sakit.

Perkembangan fisik dan mental kamu juga bagian yang tak kalah menariknya dari perhatian papa dan mama. Setiap hari melihat pertumbuhan kamu nak itu kaya seperti menonton drama berseri yang sayang klo di lewatkan satu episode pun. Papa juga harus memantau tugas2 perkembangan yang harus kamu kuasai di usia kamu saat ini, tak lupa sambil terus memberikan stimulasi2 dan mainan2 yang memang sesuai dengan perkembangan kamu. Untuk itu papa dan mama harus terus belajar dan update informasi dari sumber manapun entah itu dr buku, internet atau dari sharing sesama orang tua yang sudah pengalaman maupun yang masih sama2 baru.

klo ngeliat ky gini pengen nyubit2 gmn gitu
udah deh apapun masalahnya klo dikasih senyuman kaya gini ilang semua

biar tim bolanya kalah hrs tetap tersenyum

Nah udah beberapa hari ini nih, papa perhatikan kamu udah mulai belajar tengkurep nak, udah bisa membalikkan badan walaupun emang belum sempurna. Tidur pun juga senengnya tengkurep, padahal papa jg was-was klo posisi tidur km ky gitu, tktnya nyesek aja pernapasan km, tp katanya sih bagus buat jantung kamu.

Siap-siap berguling
inside the box

lg konsen sama bukunya


Jangan diganggu...jangan..janggaaannnnn
papa jelek hwweeee!!!!



Ok Arsya kali ini segini dulu ya ceritanya, kebetulan ini hari jumat papa mau siap2 jumatan dulu, nanti Insya Allah papa update lg ceritanya....

Love u Arsya.. 








Happy Anniversary Sayang

People come and go, lovers kiss and leave, pigeons stray and die.
Bumi berputar, musim berganti, usia bertambah.

Lina Tresnawati,
Dua suku kata yang berarti Kebahagiaan, kehormatan, bersemangat, berpengetahuan dan keindahan. Mungkin jika dihubungkan dengan primbon kamu jalan kebahagiaan dan keindahan untuk saya guna mendapatkan kehormatan dan ilmu pengetahuan yang tinggi. Klo kamu Tanya “tau dari mana”? Iya, barusan saya abis ketik REG sepasi JENENG. Pelanggan setia dapat souvenir menarik dari Ki Joko Bodo katanya. Bukan, bukan jenglot. Mungkin jenggot. Hehehehe

Untuk Istri saya terkasih, lebih kasih dari Aura. Yang montok, yang cantik, yang imut.
Hari ini, di ulang tahun perkawinan kita yang pertama. Selamat kuucapkan. Kamu tampak muda. Operasi plastik dimana? Tukeran info botox sama Krisdayanti, ya? Kidding beib.

Sudah setahun, ya.
Banyak hal yang terjadi, yang kita nikmati, lalu merubah kita pelan-pelan ke arah yang lebih baik. Tunggu, JAUH lebih baik. Aku bangga sama kamu, kau tau itu? 

Bahwa guling atau boneka yang biasanya menemanimu tidur sudah digantikan posisinya dengan pria tampan yang berat badannya meningkat drastis setelah menikah :( .

Bahwa aku, berdoa segenap jiwa dan raga, untuk kehidupan kita yang lebih baik. untuk senyum yang selalu mengembang, untuk gelak tawa yang terus menggelegar, untuk kasih sayang , dan untuk masa depan yang lebih cerah  * sambil menghapus air mata haru* dan tiba-tiba petir menggelegar , bumi terbelah dua, Merapi memuntahkan laharnya, Upin dan Ipin memasuki masa pubertas mereka.

Dengan waktu yang kita tidak tahu sampai kapan,
saya mau, kamu, saya, terus berusaha.

Bukan untuk menaklukkan dunia dengan kebaikan  yang ada. Kita bukan Batman dan Catwoman, kamu tahu itu.
Kita hanya sepasang manusia yang suka menghabiskan waktu dengan menonton DVD bajakan sambil di temani secangkir teh hangat dan seplastik cemilan "KRIUK",
dan kita juga masih amat teramat takut sama tikus yang suka ilir mudik di rumah kita.

Saya, pria muda nan multi-talented, multi-tasking, multi-media, tapi tidak suka multi-lasi seperti Ryan Jombang, yang sayang sama kamu dan belum cukup gila untuk mau kehilangan kamu.
Kamu, yang saya harapkan setengah mati untuk terus ada di samping saya, menemani saya dengan sorot matamu yang selalu saya suka.

Saya bersyukur untuk kehadiran kamu di sini *tunjuk hati* dan sini *tunjuk kepala*
Dramatis, ya?

Well,
happy 1st wedding anniversary sayang, Life's good, but yours is better


Sesungguhnya kamu LINA TRESNAWATI dan kamu ARSYA PRAMUDITA AZKADINA,
Kalian… Tak pernah membuatku merasa kesepian.

Mana sini gelas sekotengnya, kita cheers dulu.



Kumpulan video-video baby Arsya











Aqiqah dan Potong Rambut

Yup sesuai judulnya kali ini papa akan menceritakan proses aqiqah dan potong rambut. Nah aqiqah ini adalah salah satu kewajiban orang tua terhadap anaknya, klo anak laki2 memotong dua ekor kambing tetapi klo anak perempuan hanya satu kambing. Dan pemotongan kambing utamanya dilakukan pada hari ke 7 (tujuh) setelah kelahiran, setelah itu dilakukan pemotongan rambut dan rambut tersebut ditimbang. Jumlah berat rambut di tukar seharga 1 gr perak dan di berikan kepada kaum dhuafa. Lalu kewajiban orang tua selanjutnya adalah memberikan nama yang terbaik.

Tepat di hari ke tujuh setelah kelahiran kamu, papa langsung menunaikan kewajiban aqiqah dengan memesan kepada salah satu yayasan yang memang terbiasa mengurusi aqiqah. Tidak ada acara apa-apa dalam aqiqah ini, karena memang papa sudah menyerahkan semuanya ke yayasan tersebut agar kambing yang papa pesan di berikan ke panti asuhan. Sisanya, Papa minta dikirim ke rumah (waktu itu kita masih tinggal di pondok cabe) dalam bentuk yang sudah matang berupa Gulai dan Sate Kambing ditambah 60 box nasi untuk di bagikan ke tetangga sekitar. Nah di hari ketujuh ini yg seharusnya papa harus membotaki kamu, tp tidak papa lakukan. Klo boleh jujur papa takut, karena saat itu tidak ada yang bisa dimintai tolong untuk membotaki kamu. Akhirnya papa hanya memotong sedikit rambut kamu, dan papa hanya mengira-ngira berat rambut kamu. Perkiraan berat rambut kamu papa hargai dengan 1 gr perak, dan alhamdulilah sudah papa salurkan ke anak-anak yatim dan tetangga yang membutuhkan. 



Nah ini sertifikat yang merupakan bukti dari yayasan tersebut bahwa mereka sudah menjalankan amanah untuk membantu aqiqah kamu nak.

Ini lembaran yang ada di nasi box yang di bagikan ke tetangga sekitar. Selain memperkenalkan kamu nak, papa jg  mengharapkan doa dari tetangga sekitar.



Nah sementara untuk acara botakin kamu nak, papa lakukan tepat di hari 35 setelah kelahiran kamu ( klo dalam tradisi jawa dikenal dengan istilah selapanan). Acara dilakukan di rumah uti di petukangan dengan mengundang ibu-ibu pengajian, kebetulan hari itu juga bertepatan dengan malam jumat. Pengajian dilakukan dengan membaca yasin dan sholawat nabi, kemudian memotong rambut kamu dan di tutup dengan doa. Pemotongan rambut di lakukan oleh ibu ketua pengajian. Sambil berdoa beliau memotong sedikit rambut kamu dan kamu diputar berkeliling mendatangi ibu-ibu satu persatu. Sesuai tradisi, muka kamu di lumuri bedak satu persatu dan ibu-ibu itu akan di semprotkan minyak wangi. Oh ya, di pengajian ini kamu belum benar2 dibotak, baru sedikit saja rambut yang dipotong.



Ini wajah kamu setelah acara. Masih banyak bekas bedak di muka, eh kamunya dah terlelap.

Nah besok paginya, barulah papa membotaki kamu. Kebetulan ada Mbah Sum yang memang udah terbiasa membotaki bayi. Eh ada mbah buyut juga yang ngebantuin botakin kamu.









Setelah awalnya lonjak-lonjak ga jelas, akhirnya kamu tertidur juga waktu kerok rembutnya. Papa sempet gonta ganti pisau cukurnya loh nak, saking tebelnya rambut kamu.

Dan setelah plontos, inilah hasilnya



Mau tau perbandingan sebelum dan sesudah di botak, ini dia



Ok arsya udah dulu ya sayang ceritanya..

Kepulangan Arsya

Ok Arsya, kita lanjut lagi yuk cerita tentang kelahiran kamu. Setelah kemarin papa cerita soal proses kelahiran kamu, saat ini papa akan cerita soal proses kepulangan kamu.

Sudah tiga hari kamu berada di Rumah Sakit Siloam, dan sekarang saatnya kamu untuk pulang. Sebelum pulang, pagi-pagi sekali suster mengambil darah kamu nak dan ternyata setelah hasil lab nya keluar dokter yang merawat kamu bilang ke papa dan mama klo ternyata bilirubin kamu tinggi, angkanya 10,5. Dokter menyarankan agar kamu masuk ke ruangan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) untuk disinar, alasannya selain karena masalah biaya yang masih akan tercover oleh rumah sakit, dokter juga bilang karena sekarang sedang musim hujan, dikhawatirkan klo kamu pulang dan ternyata tidak bisa di jemur di bawah sinar matahari bisa mengakibatkan bilirubin bertambah tinggi dan membuat biaya perawatannya akan semakin mahal. 

Mendengar kenyataan seperti itu, papa dan mama langsung down.Terlebih ASI mama belum banyak keluar, sehingga memaksa kamu harus minum dengan susu formula. Tapi dokter tetap menguatkan papa dan mama klo tidak perlu ada yang di khawatirkan. Akhirnya hari itu juga kamu dipindahkan ke ruang NICU. Di ruang NICU, papa dan mama bertemu dengan Suster Maria. Nah Suster Maria inilah yang benar-benar membantu papa dan mama menjaga kamu selama kamu dalam perawatan intensive. Suster Maria bahkan menyuruh papa dan mama pulang, dia bilang "kalian berdua harus pulang dan istirahat, karena selama ini pasti kalian kurang tidur, terutama kamu mamanya. Sekarang kalian pulang saja, besok pagi-pagi kalian datang, ga usah khawatirin bayinya". Dan akhirnya papa dan mama pulang kerumah sementara kamu tetap tinggal di Rumah Sakit.

Nah sebenernya apa sih bilirubin itu? Bilirubin itu sering dikenal dengan istilah bayi kuning. Dari sumber yang papa baca di google,  Sebetulnya, setiap orang memiliki bilirubin dalam sel darah merahnya. Setiap jangka waktu tertentu sel darah merah akan mati dan menguraikan sel-selnya diantaranya menjadi bilirubin. Normalnya yang bertugas menguraikan bilirubin tersebut adalah hati, untuk kemudian dibuang lewat BAB. Saat bayi masih dalam kandungan, hati sang ibulah yang mengambil tugas menguraikan bilirubin dalam sel darah merah bayi. Ketika bayi lahir, perkembangan hatinya belum sempurna sehingga belum dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Akibatnya terjadi penumpukan bilirubin yang kemudian menyebabkan timbulnya warna kuning pada kulit bayi.

Nah ini foto-foto kamu selama disinar







Alhamdulilah keesokan harinya, setelah diambil darah oleh lab, bilirubin kamu sudah turun menjadi 8 dan dokter sudah membolehkan kamu untuk pulang. Kebeteulan Uti di Petukangan, Bude Wiwin, PakDe Yatno, dan Mas Inggil sudah datang dan siap mengantar pulang. Oh iya, setelah di rawat di Rumah Sakit, kamu tidak pulang kerumah nak, melainkan untuk sementara kita tinggal di Rumah Mbah yang di Pondok Cabe.

Ok Arsya segini dulu ceritanya ya..