RSS

5 Bulan

Ok Arsya kita lanjut lagi ceritanya. Sekarang usia kamu sudah 5 bulan di rahim mama. Sebelum papa cerita soal kunjungan ke dokter kandungan, papa akan cerita sedikit soal 4 bulanan kamu. Papa adakan di Petukangan rumah uti dan akung. Disana diadakan pengajian ibu-ibu dan pembacaan shalawat. Papa dan mama sengaja memang mengadakan 4 bulanan karena di Al quran di jelaskan bahwa 4 bulan itu saat di tiupkannya roh ke dalam jasad. Papa dan mama berharap semoga dengan pengajian diawal ditiupkannya roh kamu ini nak, kelak kamu akan menjadi anak yang solehah dan berguna bagi keluarga, agama, nusa dan bangsa. Amin. Pengajian diadakan setelah ba'da magrib dan dihadiri oleh ibu-ibu di sekitar rumah di petukangan. Uti dan akung, om rehan dan pakde adi juga dateng dari Pondok Cabe. Banyak makanan loh nak waktu itu dan yang terpenting adalah rujak. Katanya sih rujaknya enak, tapi pedesnya minta ampun. Di pengajian itu, Mama membaca surah Maryam beberapa ayat dan di lanjutkan oleh ibu-ibu dengan ditambah membaca surat yusuf. Dan selesai pengajian seperti biasa ada "besek" (nasi kotak) yang di bagi-bagikan ke ibu-ibu pengajian. Sayangnya papa tidak mendokumentasikan acara tersebut, jadi ga ada foto-fotonya. Baik sekarang kita beralih ke hasil pemeriksaan mama ke dokter terakhir. Selasa, 08 November 2011 Papa dan Mama konsultasi ke doker kandungan kamu di Rumah Sakit Siloam Karawaci, sekarang papa sudah tau namanya yaitu dokter Donny Gunawan SPOG. Ini hasil USG nya
Saat di USG kamu sama-samar terlihat nak. Dokter Donny sampe muter-muterin alat USGnya di perut mama. Kata dokter,"kayanya lagi ngumpet nih pak anaknya", nah loh papa sampe bingung sendiri. Tp Dokter bilang kondisi kamu baik-baik saja, semuanya normal. Ketika dokter mengecek jenis kelamin, ternyata jenis kelamin kamu masih wanita, belum ada perubahan masih seperti bulan lalu. Setelah selesai semua prosedur USG, dokter donny menanyakan keluhan yang di alami mama. Mama bilang sih keluhannya ada di pinggang, sering sakit apalagi klo malem. Nah sekarang mama juga dah bisa ngerasain klo kamu nendang-nendang perut mama. Bahagia sekali wajah mama ketika menceritakan bagaimana kamu sudah bisa menendang di perut mama. Akhirnya dokter donny memberikan beberapa obat yang papa sendiri ga tau kegunaanya, karena ketika membicarakan obat, mama dan dokter donny menggunakan bahasa ilmiah pengobatan yang papa ga ngerti maksudnya, tp papa percaya aja sama mama yang udah pengalaman di bidang kesehatan. Oh ya masih ada satu lagi nih hutang papa, yaitu memberi nama lengkap kamu. Kemarin kan sudah papa ceritakan klo papa dan mama baru mendapatkan nama panggilan kamu saja, ARSYA. Papa sih mau kasih nama kamu Arsya Wenger terinspirasi dari pelatih ARSENAL Arsene Wenger, klub sepakbola liga Inggris favorit papa, nih fotonya
Tapi kayanya papa harus adu pendapat dulu sama mama nih klo ngususlin nama itu. Mama sendiri pun juga belum mengajukan nama lengkap buat kamu nak, belum dapet inspirasi, walaupun di rumah sudah ada buku kumpulan nama-nama bayi. Ok Arsya sampe disini dulu ya ceritanya, mudah-mudahan di cerita selanjutnya papa dan mama sudah bisa mendapatkan nama yang bagus buat kamu.

4 bulan

Ok nak kita lanjut lagi ceritanya mengenai perjalanan kamu di rahim mama dari bulan ke bulan. Sabtu, 08 Oktober 2011, papa dan mama memeriksakan kamu ke dokter kandungan. Dan sekarang sudah benar-benar ganti dokter kandungan. Sayangnya papa lupa untuk mencatat siapa nama dokter kamu sekarang, mungkin pertemuan berikutnya papa sudah tau nama dokter kamu yang sekarang.

Setelah beberapa saat menunggu di ruang tunggu, akhirnya masuklah kita keruang praktek. Dengan sapaan hangat dan menyenangkan membuat papa dan mama merasa nyaman untuk berkonsultasi dengan dokter tersebut.

Dan inilah hasil usg kamu nak





Terlihat dari hasil usg keseluruhan bentuk tubuh kami sudah mulai terbentuk, hanya tinggal penyempurnaannya saja. Dokter pun melakukan perhitungan-perhitungan diantaranya berat kamu, jumlah jari tangan kamu,lingkar kepala dan beberapa prosedur perhitungan lainnya. Dan untuk jenis kelamin kamu, ternyata sudah bisa dilihat. Untuk saat ini jenis kelamin kamu adalah wanita (girl). Dengan alasan yang di berikan dokter adalah karena didaerah kelamin kamu terdapat belahan.
Papa tidak mempermasalahkan jenis kelamin kamu, yang terpenting saat ini kamu dalam keadaan sehat.

Setelah USG, dokter pun menanyakan keluhan-keluhan yang dialami mama. Diantaranya nih, mama tuh sering kontraksi di bagian perut depan. Suka ga tega papa kalau melihat mama menahan sakit. Papa menyanyakan soal makanan mama, karena waktu itu papa dapet info mama ga boleh makan makanan yang di bakar. Ternyata dokter mengijinkan semua makanan tanpa ada pantangan, yang terpenting makanan tersebut di jaga kebersihan dan kesehatannnya.

Tuntas sudah pertemuan hari itu, syukur Alhamdulilah km sehat nak, mama sehat, dan tidak ada keluhan yang berarti.

Oh ya nak, karena sudah tau jenis kelamin kamu wanita, jadi papa sudah menyiapkan nama panggilan kamu.

ARSYA..

Yup, mulai sehabis dari dokter tersebut papa sudah membiasakan memanggil kamu dengan ARSYA loh nak. Walaupun papa ga tau nama lengkap kamu akan menjadi seperti apa. Yang papa tau hanya ARSYA = ARASY (Arab) = Tempat tertinggi, karena kamu harapan tertinggi buat papa dan mama.

Ayo ARSYA, papa ga sabar menanti kehadiran kamu. Oh ya Sabtu minggu depan, Insya Allah papa dan mama akan mengadakan pengajian 4 bulanan, untuk kesehatan kamu, keselamatan. Karena katanya, saat 4 bulan itu adalah saat dimana roh kamu ditiupkan ke dalam tubuh.

Ok Arsya, sampai disini dl ya. Next Insya Allah akan papa sambung lagi.

Love u Arsya ku..

3 bulan

Nak, ini cerita tentang jadwal pemeriksaan kandungan mama Kamis, 08 September 2011. Ketika papa dan mama datang untuk memeriksakan kandungan, ternyata dokter yang biasanya memeriksa mama sedang cuti Lebaran, memang kali ini jadwal periksa masih beraroma Idul Fitri. Aktivitas masih belum berjalan seperti biasanya.

Akhirnya papa dan mama menggunakan dokter pengganti, sayangnya papa lupa siapa nama dokter ini. Yah hitung2 mencari second opinion karena papa ngerasa ga sreg dengan dokter yang selama ini memeriksa mama.

Wah kesan pertama tentang dokter yang baru ini oke juga. Care dan humble. Papa langsung diajak melihat USG mama. Papa juga diberi tau mana kepala kamu nak, tangan dan kaki kamu yang sudah mulai tumbuh

Nah ini foto kamu





Setelah melakukan pemeriksaan, papa dan mama pun berkonsultasi seputar perkembangan kamu. Papa menanyakan soal pengaruh mata minus mama yang tinggi. Karena dari informasi yang papa dapatkan, wanita yang mempunyai minus mata yang tinggi proses kelahirannya harus dengan operasi caesar karena apabila tidak bisa mengakibatkan kebutaan pada mama.

Setelah mendengar pendapat dari dokter dan kebijakan rumah sakit, bahwa minus mata minimal 7 untuk melakukan operasi caesar (minus mata mama 6), agak sedikit lega juga papa mendengar penjelasan itu.

Nah nak, klo kamu sempet baca cerita ini mohon di jaga mata kamu ya, andaikan harus menggunakan kacamata, minusnya jangan besar-besar.

Ok setelah selesai, seperti biasa mamapun di berikan obat. Papa ga tau obat apa itu, karena cuma mama yang tau jenis obat2an tersebut.

Udah dl ya nak, nanti kita lanjut lagi ceritanya
cherrrsss





09 Minggu

Selasa 09 Agustus 2011 saatnya jadwal mama memeriksakan kandungannya ke rumah sakit. Alhamdulilah kali ini papa bisa menemani mama dengan izin setengah hari terlebih dahulu dari kantor. Ada yang berbeda pada pemeriksaan kali ini dengan pemerksaan yang lain, karena saat ini bertepatan dengan bulan suci Ramadhan dimana Umat Muslim sedang menjalankan ibadah puasa.

Papa menyimpan banyak kekhawatiran pada pemeriksaan kali ini, karena beberapa saat sebelum pemeriksaan ternyata berat badan mama turun, dan saat ini mama sering mengalami mual2 yang hebat yang terkadang memuntahkan makanan yang sudah dimakannya. Oh ya, bulan suci Ramadhan ini mama hanya berpuasa beberapa hari saja, setelah itu mama hanya membayar fidyah dengan memberi makan orang2 yang tidak mampu. Papa mengkhawatirkan kondisi kamu nak apabila mama memaksakan diri untuk berpuasa, karena biar bagaimanapun hak kamulah yang harus terlebih dahulu terpenuhi.




Dokter pun akhirnya melakukan pemeriksaan dengan menggunakan USG, dan ini lah hasilnya



Kesimpulannya dokter mengatakan bahwa kamu dalam kondisi yang baik, masih terlalu kecil saat ini di rahim. Dokter hanya menyarankan agar mama meminum obat2an yang telah di berikan oleh dokter agar kondisi kamu nak bagus. Dan mengenai kekhawatiran papa yang tadi, dokter hanya mengatakan bahwa semua itu masih dalam ambang yang normal, tidak ada sesuatu yang aneh sama sekali. Dan untuk mual2 mama, dokter memberikan obat anti mual dengan catatan obat ini diminum apabila memang mualnya sudah sangat menyiksa.

Akhirnya doker memberikan resep obat untuk di konsumsi oleh mama termasuk obat anti mual tadi dan merujuk mama untuk melakukan pemeriksaan laboratorium.

Setelah pemeriksaan dokter, mama pun menebus resep di apotik dan melakukan pengambilan darah dalam rangka pengecekan laboratorium. Hingga saat ini papa belum tahu hasil dari laboratorium.

Ahh senangnya perasaan papa bisa mengantarkan mama ke dokter kandungan kali ini dan mengetahui kondisi kamu nak baik-baik saja. Can't wait to see u my child.

Rumahku SUrgaku

Sebelum menikah papa dan mama sudah sepakat, pokoknya setelah kita menikah harus mandiri, ga numpang di rumah orang tua mama atau orang tua papa. Karena prinsipnya "Sodara itu deket bau tai, jauh bau wangi".

Dan sebelum resepsi pernikahan, papa dan mama muter2 daerah karawaci untuk cari rumah tinggal. Tapi Alhamdulilah setelah bolak-balik keliling karawaci ketemu juga rumah yang siap ditinggali.Lumayan luas, apalagi untuk kami berdua sebagai pengantin baru. Ada 4 kamar tidur dan dua kamar mandi. Lokasi rumah ini dekat perumahan Harkit.

Lingkungan rumah sedikit tenang walaupun sudah padat di kiri dan kanannya. Banyak juga jajanan, jadi ga usah bingung lg klo ga dimasakin sama mama.

Banyak suka dukanya nak tinggal disini, bahkan banyak juga kejadian yang lucu, nah ini salah satunya, jadi waktu itu di rumah itu banyak banget tikus yang seliweran, nah apesnya lg papa dan mama berdua tuh takut sama tikus, mungkin lebih tepatnya jijik. Karena semakin hari tikus di rumah semakin meresahkan, maka akhirnya kami sepakat membeli lem tikus. Di pasanglah malam hari lem tikus ditempat dimana tikus sering lalu lalang, nah yang jadi masalah, ketika esok paginya ada tikus yang tertangkap, bingunglah bagaimana ngebuang tikus itu karena papa jijik mama juga jijik. Yang ada tiap pagi mama dan papa stress gara-gara tikus yang terjebak lem :(



Ok saatnya kita keliling2 di rumah pertama yang papa dan mama tinggali setelah menikah





Nah yang ini tampak depan..





Ini ruang tamu, ruang istirahat, ruang kumpul keluarga, plus ruang makan juga. Baru ada tv dan CD player. Jadi klo mo nonton DVD bajakan disinilah tempatnya.



Ini 2 kamar yang ada di depan.





Nah ini kamar tidur utama. Tempat papa dan mama sharing omongin segalanya. Tempat memadu kasih. Nah sayangnya pas papa foto lg berantakan, sama mama belum dipasanginn sprei. Eh satu hal lg nak, mama bakal marah besar klo papa bawa makanan di kamar.



Ini boleh di bilang mading. Jadi klo ada informasi tentang segala hal bisa di tempel disini. Tempatnya ada dikamar utama. Oh ya ini juga tempat menempelkan cita2 dan harapan.






Ini tempat shalat, baca qur'an, dandan. Lemari pakaian juga di kamar ini.





Ini dapur tempat mama biasa masak.






Kamar mandinya nih.



Ini 2 kamar yang letaknya di belakang. Isinya sih cuma kita jadiin gudang.





Ini isi di dalem kamar belakang.


Nah itu tadi nak sekilas tentang rumah yang pertama kali di tempai oleh papa dan mama setelah menikah.

Cek kandungan

Klo kemarin papa masih was-was dengan kondisi kandungan mama, akhirnya Senin 25 Juli 2011 mama kembali melakukan kontrol kembali ke dokter kandungan untuk memastikan kondisi kamu di Rumah Sakit Siloam Karawaci. Oh ya kali ini papa tidak bisa menemani kamu nak, karena papa harus mengurus pembayaran gaji untuk staf dikantor.

Pagi hari setelah papa berangkat ke kantor, mama pergi kerumah sakit. Setelah segala macam administrasi rampung bertemulah mama dengan dokter kandungan. Dokter pun melakukan pemeriksaan dengan menggunakan USG. Dokter bilang kondisi kamu baik, dan letak kamu sudah normal. Dokter juga berpesan agar mama banyak mengkonsumsi kalsium dan untuk sementara tidak menkonsumsi vitamin terlebih dahulu.



Alhamdulilah, lega sudah sekarang perasaan papa mendengar berita itu dari mama. Oh ya ini usia kamu saat ini baru 6 minggu masih belum terlalu kelihatan.


Dan sekarang mama juga sudah diberikan buku jadwal berkunjung ke dokter. Insya Allah ya Nak kunjungan berikutnya ke dokter kandungan akan papa temani.

Duh ga sabar rasanya menantikan kunjungan ke dokter kandungan untuk memastikan kondisi kamu.

Ok nak sampai disini dl ceritanya, nanti papa update lg ceritanya.
Selamat berjuang nak, tumbuh dan berkembang baiklah di rahim mamamu.

Daddy work

Nak, saat menikah dengan mamamu papa bekerja di PT Point Break Indonesia, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang retail dan surfing industry. Papa disitu posisi sebagai HR Supervisor dengan karyawan sekitar 450 orang.



Dulu papa memang kutu loncat, artinya sering berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Pokoknya paling lama bekerja satu tahun, setelah itu loncat lagi ketempat yang lain. Tapi setelah menikah aktivitas itu mulai jarang dilakukan. Mulai stay dengan satu perusahaan, syukur2 papa bisa mendirikan bisnis sendiri.. aminn.







Jobdesk papa waktu itu pokoknya ngurus all HR activity, mulai dari recruitment, compensation & benefit, absensi, kontrak kerja, industrial relation dan banyak lagi lainnya.

Tp papa seneng kok kerja disitu, selain mayoritas orang muda semua, temen-temen papa juga asyik2






Oh ya disini juga pakaian kerjanya ga resmi, bebas pokoknya yang penting sopan dan menggunakan brand dari merk yang di jual oleh point break.





Di kantor ini juga sering ngadain acara kumpul-kumpul bareng. Pokoknya ga jauh beda kaya kumpul-kumpul jaman kuliah atau jama SMA dulu.





Tp sedihnya juga kadang-kadang papaharus mecat2in karyawan yang bermasalah. Tega ga tega harus papa usir deh tuh karyawan yang bermasalah. Tp disitulah mungkin seninya bekerja di bagian HRD







Ok nak segitu aja ceritanya. Apapun nanti posisi kamu di kantor ataupun klo memang kamu mau berbisnis, usahakan profesional dan berintegritas.

Goodluck child...